Dalam
dunia ini kehidupan ada tiga yaitu tanaman/tumbuhan, hewan/binatang/manusia
yang kesemuanya dalam kehidupannya memerlukan oksigen yang berasal dari udara.
Kehidupan yang ketiga adalah mikrobia yang dalam kehidupannya dapat dari
oksigen dari udara dan tanpa oksigen. Oksigen dari udara disebut dengan
kehidupan aerob. Sedangkan kehidupan yang berasal oksigen bukan dari udara
disebut dengan anaerob. Dalam kehidupan yang aerob akan menghasilkan gas karbon
dioksida, air dan tenaga sedangkan yang anerob akan menghasilkan etanol
(alcohol) dan tenaga
Dalam kehidupan mikrobia juga
diperlukan energy sebagai tenaga untuk kehidupan. Energi dapat diperoleh dari
bahan yang mengandung gula yang berasal dari tanaman. Jenis gula yang
diperlukan adalah jenis gula yang mudah dipecah dalam bentuk sederhana menjadi
karbon dioksida dan tenaga. Gula sederhana dapat berasal dari glukosa, fruktosa
dan galaktosa. Pada umunya gula yang digunakan adalah glukosa. Glukosa dapat
berasal dari tetes, gula merah, madu dan lain-lain.
Glukosa digunakan
untuk mengembangbiakkan atau memperbanyak jumlah mikrobia. Sehingga dalam dalam kondisi anerob mikrobia
dapat digunakan kompos dan dalam dalam kondisi anerob dapat digunakan silase
atau pakan awetan.
Mikrobia
di alam bertaburan dimana-mana dan ada yang pada tanaman atau pada hewan. Maka mikrobia dapat didapatkan secara lokal
yang disebut dengan MIKROBIA LOKAL (MOL). Misalkan pada biji buah Maja, daun
Kliriside, keong mas, sayuran, buah-buahan, urine, rebung, bonggol pisang dll. Dalam mendapatkan
mikrobia sangat mudah dengan mencampurkan air leri (air cucian beras),
air kelapa dan gula merah atau tetes. Untuk sayuran dapat menggunakan garam
untuk menghasilkan asam laktat.