Sabtu, 12 November 2011

Jalan malam di Trusukan

     Pada tanggal 10 Nopember 2011 saya ada tugas ke  dusun Trusukan Desa Gejangan Kecamatan Ponjong kabupaten Gunung Kidul. Daerah tersebut merupakan daerah baru bagi saya. Waktu  saya mulai berangkat dari daerah Karangmojo sudah menananyakan pada orang karena saya tidak mau berputar- putar lagi apalagi kondisi mulai malam, maka lebih baik tanya daripada memutar. Sesuai dengan  SMS yang dapatkan saya mendapat tempat bukan di dusun Trusukan tetapi Rejo II, maka saya menuju pada dusun tersebut yang arahnya timur ke selatan. Setelah sampai daerah Rejo II saya bingung karena semua rumah tutup tidak orang yang keluar dan kendaraan juga tidak ada. Kemudian saya telpon pada teman yang sudah sampai lokasi. agaknya mereka membantu dengan mencari saya tetapi mungkin salah alamat. Sewaktu diam ada sepeda motor orang saya numpang tanya alamar Bapak Rebana kemudian mereka menunjukkan jalan yang berbatu-batu .Kemudian jalan saya tlusur yang makin lama makin sempit. Saya berhenti dan mendatangi rumah yang sudah tutup, ternyata dalam rumah sedang bersenda gurau dengan keluarga kemudian dijawab terus saja dengan masjid, Saya melanjutkan dengan jalan yang berbatu setelah sampai masjid sepi senyap, saya tanpa tanya kemudian melanjutkan perjalan ternyata saya temui bulak atau sawah saya melanjutkan  sebab saya percaya orang yang membeitahu saya tidak akan berbohong, Sampai perjalanan pada sawah yang banyak tanaman tebu keprasan ke-3 ternyata ada neon di jalan  dan di muka rumah teman-teman sudah menunggu. kedatangan saya ke tempat untuk menginap di rumah bapak Rebana yang masih bujang belum keluarga walaupun umurnya diperkirakan sudah 50 tahun. Beliau di kampung sebagai ketua kontak tani Sido Rahayu Dusun trusukan, Desa  gejangan Kecamatan Ponjong. Saya juga berkenalan dengan Bapak Supomo sebagai PL 2 yang ada di lapangan yang rumahnya dalam satu desa yaitu Gejangan.
     Setelah masuk rumah saya berjabat tangan dengan enam mahasiswa dan 2 panitia. Mahasiswa yang menjemput saya di informasikan agar segera pulang karena saya sudah sampai di tempat penginapan. Kemudian saya ngobrol dengan Bapak Supomo dan Bapak Rebana. Pada waktu yang tidak begitu lama Bapak-Bapak pulang kemudian saya dan teman - teman makan malam sambil  ngobrol. Setelah makan kemudian teman-teman melanjutkan pekerjaan mempersiapkan berbagai hal untuk besuk pagi. Sedangkan saya melanjutkan ngobrol dengan Pak Bakri Sebagai Ketua Pelaksana. Karena sudah sudah capek saya disuruh tidur yang ada dipan dan kasur sedangkan teman-teman tidur di luar  di lantai dengan beralaskan kardus dan diatasnya ada tikar. Sedangkan yang putri tidur di kamar sendiri dengan menggunakan dipan dan kasur. Saya dengan teman-teman ditempatkan dalam satu rumah kosong milik Bapak Rebana yang tidak di tempati.
     Pada waktu akan terlelap saya ditelpun sama Mas Prib hampir satu jam yang kesimpulannya mereka tanggal 17 Nopember dengan pengusaha akan ke pasar tenak Gunung kidul. Kemudian karena  capek saya tertidur dan mendengkur ha.aha....

1 komentar:

  1. kapan-kapan aku ikut dong... biar kesasar lo berdua tetep oke...hehehe

    BalasHapus